Makassar, SwaraIndependen.Com-- Majelis Taklim Babul Jannah dengan menggandeng LemoKLIN Production, menggelar pelatihan Daur Ulang Minyak Jelantah, di Mesjid Babul Jannah Perumahan Mega Rezki, Minggu (17/11) kemarin.
Kegiatan tersebut melibatkan Industri Rumah Tangga LemoKLIN Production yang memproduksi macam-macam sabun cair dan sabun padat. Kegiatan ini diikuti oleh ibu-ibu yang tergabung dalam Majelis Taklim Babul Jannah dan ibu-ibu yang ada di kompleks perumahan Mega Rezki.
Pemateri pada kegiatan ini, dari LemoKLIN Production, Dewi Muliana, mengungkapkan, kegiatan daur ulang ini, memiliki beberapa keuntungan.
Pertama, menyelamatkan lingkungan dari limbah minyak jelantah atau minyak goreng bekas. Karena jika dibuang ke tanah, maka minyak jelantah akan merusak unsur hara dari tanah. Jika dibuang di saluran pembuangan, maka akan membuat saluran mempet karena semakin lama, semakin menumpuk lemak.
Kedua, menghasilkan sabun batang, yang bisa digunakan mencuci pakaian. Jadi akan mengurangi pengeluaran untuk beli sabun cuci. Kualitas sabun yang dihasilkan cukup ampuh menghilangkan noda pakaian, terutama pakaian berwarna putih. Tapi tidak merusak warna.
Ketiga, ibu-ibu rumah tangga, sudah ada kegiatan di rumah, dan bisa menghasilkan uang. Ibu-ibu bisa berwirausaha dalam rumah tangga. Minimal bisa menambah pembeli garam dan terasi untuk bumbu dapur.
"Yakin saja, tidak ada ruginya belajar mengolah minyak jelantah ini jadi sabun batang," ujar Dewi Muliana.
Sementara itu, Ketua Majelis Taklim Babul Jannah, Rahmi Bahari SH, mengatakan, kegiatan ini merupakan program dari Departemen Kewirausahaan Majelis Taklim. Diharapkan hasil dari pelatihan ini, bisa ikut jika ada kegiatan Market Day dan sebagainya.
"Semoga ibu-ibu bisa menjadi lebih kreatif dan punya banyak inofasi," harap Rahmi Bahari di hadapan para peserta pelatihan dan arisan.*
(Wiwiek)
0 Komentar