Kolase Foto: Proses Evakuasi warga oleh Tim SAR Gabungan (Foto: Rudinan/Swin)
Soppeng, SwaraIndependen.Com-- Hingga tadi malam (Sabtu (21/12), Red), tercatat 20 desa dan kelurahan dari 8 kecamatan yang ada di Kabupaten Soppeng, terdampak banjir. 1 desa tertimpa bencana tanah longsor, Desa Mattabulu Kecamatan Lalabata.
Karena itu, pemerintah mengerahkan Tim SAR Gabungan yang terdiri, TRC BPBD Soppeng, Tagana Dinas Sosial Soppeng, PMI, Basarnas Bone, Tim SAR Brimob Bone, TNI-POLRI, Satpol PP, dan Pasukan Damkar.
Hari ini, Minggu (22/12), Tim SAR Gabungan disebar ke 3 titik bencana, ke Kecamatan Lilirilau, Kecamatan Donri-Donri, dan sisanya ke Desa Mattabulu Kecamatan Lalabata, untuk menyalurkan bantuan logistik pada korban tanah longsor.
Menurut Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Soppeng, Shahrani SIp, hal tersebut disebabkan intensitas hujan yang tinggi, secara merata di seluruh wilayah Kabupaten Soppeng, hujan tidak berhenti turun, meskipun sempat sedikit agak reda. Tapi mulai tengah malam hingga pagi, curah hujan kembali meningkat.
![]() |
Saat Tim SAR Gabungan mencoba jalur alternatif menuju lokasi tanah lobgso di TeppoE Desa Mattabulu lewat Waesuru Desa Umpungeng Kecamatan Lalabata, Sabtu (12/21) (Foto: Rudinan/Swin) |
Akibatnya, 8 kecamatan terdiri dari 20 desa dan kelurahan. Dampak cuaca ekstrim kali ini termasuk parah dibanding tahun-tahun sebelumnya.
Terutama di Desa Mattabulu, yang tertimpa bencana tanah longsor. Hingga tadi malam (Sabtu (21/12), Red), Tim SAR Gabungan tidak bisa tembus, karema adanya beberapa titik jalan yang terkena longsor. Bahkan ada jalan yang terputus, sebagian tertutup material longsoran.
![]() |
Akses jalan terputus, menuju titik longsor di TeppoE, Desa Mattabulu Kecamatan Lalabata Kabupaten Soppeng, Sabtu (21/12) (Foto: Rudinan/Swin) |
"Semoga pagi ini sudah bisa tembus," harap Shahrani.
Saat ini, pihak Dinas Sosial telah mendirikan Dapur Umum dan RSUD Latemmamala mendirikan Posko Kesehatan di halaman Kantor Bupati Soppeng, di Jl Salotungo Watansoppeng.
Berikut wilayah yang terdampak banjir dan tanah longsor:
1.Kecamatan Lalabata
- Desa Maccile
- Kelurahan Salokaraja
- Kelurahan Ompo
- Desa Mattabulu (Tanah Longsor)
- Desa Watu
- Desa Soga
- Desa Bulue
- Kelurahan Kaca
- Kelurahan Macanre
- Kelurahan Cabenge
- Kelurahan Appanang
- Desa Jampu
- Desa Donri-Donri
- Desa Lalabata Riaja
- Desa Tottong
- Desa Leworeng
- Desa Kessing
- Desa Kampiri
- Desa Ganra
- Desa Belo
- Desa Lompulle
Hingga berita ini ditayangkan belum konfirmasi terkait korban dan kerugian secara keseluruhan dampak bencana banjir di Kabupaten Soppeng ini.*
(Rudinan/Agus Iskandar)
0 Komentar