Breaking News

Fakta Desa Mattabulu Berduka: 1 Korban Jiwa, 4 Korban Luka-Luka, dan 10 Rumah Tertimpa Tanah Longsor

Penampakan rumah yang terdampak tanah longsor di TeppoE Desa Mattabulu Kecamatan Lalabata, Sabtu (21/12) kemarin. (Foto: Rudinan/Swin)
Soppeng, SwaraIndependen.Com-- Sehari setelah terjadinya bencana tanah longsor yang menimpa warga TeppoE Desa Mattabulu Kecamatan Lalabata, Sabtu (21/12) kemarin, terungkap fakta terkait peristiwa memilukan tersebut.

Informasi yang berhasil dihimpun awak media SwaraIndependen.Com, berikut fakta-fakta terkait bencana longsor di Dusun TeppoE tersebut:

Akses jalan menuju lokasi longsoran belum bisa tembus

Ketua BPD Mattabulu, Aride SE, yang sempat dikonfirmasi, mengatakan, akses jalan menuju lokasi longsoran di TeppoE, hingga hari ini belum bisa tembus.

Soalnya, jalan menuju Dusun TeppoE, terputus karena badan jalan amblas dan terbawa arus deras, akibat curah hujan tinggi.

10 rumah warga terdampak longsor

Sebanyak 10 rumah milik warga yang tertimpa bencana tanah longsor. Rumah-rumah tersebut berupa rumah panggung, rubuh dan tertimbun tanah.

Berikut pemilik rumah yang terkena longsor:

1. Muh. Tang

2. Petta Mariam (Korban Meninggal Dunia)

3. Dumasri

4. Nurhayati

5. Nuralim

6. Kasmatang

7. Lahappe

8. Sukardi

9. Latahang

10. Emmang

1 Orang Meninggal Dunia.

Seorang warga bernama Petta Mariam, dikabarkan meninggal dunia karena tertimbun tanah longsor. Korban ditemukan oleh Tim SAR Gabungan bersama warga, Minggu (22/12) pagi tadi.

4 Orang Luka-luka

Para korban yang berhasil dievakuasi, ada 4 orang mengalami luka-luka akibat terkena reruntuhan rumah dan material longsoran. Berikut korban luka-luka:

1. Muh. Tang

2. Sulkifki

3. Andi serly

4. A.Dafirza

10 Kendaraan bermotor turut terimbun longsoran.

Selain rumah, 2 Unit kendaraan Roda Empat dan 8 Unit Kendaraan Roda Dua, ikut tertimbun longsoran. 

Warga mengungsi di Kampung Ujung Mattabulu.

Sejumlah warga yang ada di sekitar longsoran, masih merasa was-was jika sewaktu-waktu terjadi longsor susulan. Mereka memilih mengungsi di Kampung Ujung Desa Mattabulu.

Sebagian jg masih tinggal di rumahnya yang merasa aman, sebagian ke Soppeng kota di rumah keluarganya.

RSUD Latemmamala dirikan Posko  Kesehatan

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Latemmamala, untuk membantu pelayanan kesehatan warga korban terdampak, mendirikan Posko Pelayanan Kesehatan di halaman Kantor Bupati Soppeng.

Dinas Sosial mendirikan Dapur Umum

Demi melayani pengungsi korban longsor Mattabulu, Dinas Sosial Kabupaten Soppeng mendirikan Dapur Umum, juga di halaman Kantor Bupati Soppeng.

Hingga berita ini ditayangkan, belum dapat informasi terkait akses jalan, dan kondisi perkampungan di TeppoE Desa Mattabulu.*

(Agus Iskandar)

Baca Juga

0 Komentar

descriptivetext
descriptivetext
descriptivetext
© Copyright 2022 - SWARA INDEPENDEN