![]() |
Spanduk "Bulog Soppeng Siap Serap Gabah & Beras", Inset: Kabulog Soppeng, Faisal Armin ST. (Foto: Ist/SWIN) |
Kebijakan itu tertuang dalam Keputusan Kepala Badan Pangan Nasional (Kepbadan) Nomor 2 Tahun 2025 tentang Perubahan Atas Harga Pembelian Pemerintah (HPP) dan Rafaksi Harga Gabah dan Beras.
Kepala Bulog Cabang Soppeng, Faisal Armin ST, pihaknya selalu siap melaksanakan penugasan dari pemerintah. Mulai tanggal 15 Januari 2025, kebijakan ini diberlakukan.
"Kami selalu siap serap gabah dan beras sesuai harga yang ditetapkan pemerintah," ujar Faisal Armin kepada Swara Independen, Minggu (18/01/2025) sore tadi.
Menurutnya, dari hasil pemantauan di beberapa titik dan jadwal prakiraan panen Kabupaten Soppeng akan dimulai di pertengahan bulan Februari, sehingga saat ini Bulog Cabang Soppeng sedang dalam proses persiapan penyerapan gabah dan beras.
Persiapan tersebut antara lain, pembentukan tim jemput gabah, pengoptimalan space gudang, termasuk penjajakan terhadap gudang2 milik pemerintah maupun swasta yang layak, serta memungkinkan untuk dikerjasamakan sebagai penyimpanan tambahan bila space gudang bulog sudah penuh nantinya.
"Yang perlu diperhatikan bahwa kebijakan HPP tidak hanya mengatur harga, namun ada syarat komponen kualitas yang harus dipenuhi," kata Faisal Armin via telepon selularnya.
Gabah Kering Panen (GKP, Red) di petani sebesar Rp 6.500 per kilogram, dengan kualitas kadar air maksimal 25% dan kadar hampa maksimal 10%. Sehingga untuk Gabah dengan kualitas di bawah standar yang dimaksud akan dilakukan penyesuaian harga atau rafaksi sesuai komponen kualitasnya.
Untuk penyerapan beras di gudang Bulog seharga Rp 12.000 per kg dengan kualitas derajat sosoh minimal 100%, kadar air maksimal 14%, butir patah maksimal 25%, dan butir menir maksimal 2%.
"Dengan adanya kebijakan HPP terbaru dari pemerintah, kami berharap apabila ada gabah petani yang sudah sesuai standar kualitas namun harganya masih di bawah HPP agar bisa melaporkan ke kantor cabang bulog, atau gudang2 bulog terdekat untuk segera kami tindak lanjuti," ungkap pria yang akrab disapa Ical Cikal ini.
Disampaikan juga, di samping persiapan penyerapan pengadaan, saat ini Bulog juga sedang melakukan persiapan pelayanan penyaluran Bantuan Pangan Pemerintah yang rencananya akan disalurkan untuk alokasi bulan Januari dan Februari 2025
"Jelang bulan ramadhan, untuk stok beras Insya Allah aman bahkan sampai sepuluh bulan ke depan, selain beras kami juga melayani penjualan gula dan minyak goreng," ungkapnya.
Presiden Putuskan HPP dalam Rapat Terbatas 30 Desember 2024
Presiden Prabowo Subianto telah memutuskan untuk menaikkan HPP gabah pada rapat terbatas (ratas) bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, pada 30 Desember 2024 lalu.
Saat itu, Menteri Koordinator Pangan Zulkifli Hasan menyebutkan Presiden Prabowo Subianto memutuskan bahwa pemerintah akan menampung seluruh produksi gabah dan jagung dari petani dengan harga yang telah ditetapkan.
“Hari ini kita mengambil keputusan bersejarah. Berapapun produksi gabah dan jagung petani akan ditampung sesuai dengan harga yang telah ditetapkan oleh pemerintah,” ungkap Zulkifli, di Jakarta, Senin (30/12/2024) lalu.*
(Wiwiek/Red)
0 Komentar