Breaking News

Mantan Kapolda Sulsel Minta APH Usut Sebab Keterlambatan Pasokan Obat di RSUD Latemmamala

Gedung RSUD Latemmamala, Inset: Irjen Pol (Purn) Dr H Burhanuddin Andi MH (Foto: Ist/Swin)
SOPPENG, SWARAINDEPENDEN.COM-- Kekisruhan terkait kekosongan obat di RSUD Latemmamala beberapa waktu lalu, yang menyebabkan sejumlah dokter spesialis unjuk protes, menyita perhatian sejumlah pihak. Termasuk Mantan Kapolda Sulsel Irjen Pol (Purn) Dr H Burhanuddin Andi MH, merasa geram dengan kejadian tersebut.

Kegeraman Mantan Kapolda Sulsel ini, diungkapkan kepada Wartawan Swara Independen melalui telepon selularnya, Sabtu (15/3/2025) sore tadi.

Burhanuddin Andi mengaku sangat geram, sehingga meminta agar Aparat Penegak Hukum (APH) mengusut tuntas penyebab terjadinya keterlambatan distribusi obat-obatan. Dirinya mensinyalir ada indikasi korupsi pada kejadian tersebut.

Menurut Burhanuddin Andi, hal tersebut sangat menyengsarakan rakyat. Dengan aksi para dokter spesialis sangat merugikan rakyat yang akan berobat.

"Laporkan ke Kejaksaan dan Polisi, usut kasus ini, ada indikasi korupsi di dalamnya; sampaikan ke Kapolres, bilang Pak Jenderal yang suruh," tegas Jenderal Bintang Dua ini via telepon selularnya.

Putra Soppeng yang akrab disapa Puang Bur atau Puang Jenderal ini, merasa heran kenapa bisa kehabisan obat di Rumah Sakit. Kalau dengan alasan banyak pasien dari luar, itu tidak bisa diterima, karena RSUD Latemmamala itu memang Rumah Sakit rujukan.

"Kan sudah seharusnya diantisipasi; sebagai rumah sakit rujukan, pasti pengadaan obat sudah memperhitungkan pangadaan obat untuk pasien dari luar," ujarnya.

Dirinya merasa geram saat membaca berita terkait aksi para dokter spesialis, yang memundurkan jadwal pelayanannya akibat kekosongan obat di RSUD Latemmamala. Lebih-lebih setelah menyaksikan tiktok pengakuan Direktur Rumah Sakit bahwa memang terjadi keterlambatan pasokan obat dari distributor, dan baru sekarang sudah mulai ada pasokan obat.

Lanjut, Burhanuddin Andi katakan, jika tidak diusut dan dievaluasi ulang manajemen rumah sakit kebanggaan masyarakat Soppeng ini, akan sangat merusak dan berdampak buruk terhadap kinerja pemerintahan yang baru.

"Pak Bupati Soppeng harus antisipasi hal tersebut; manajemen rumah sakit yang sekarang harus dievaluasi," ujar Ketua Umum DPP Kerukunan Keluarga Soppeng (KKS) ini.

Di lain pihak, Direktur RSUD Latemmamala dr Hj Siti Mudirusniah MKes SpKj, melalui video tiktok yang beredar, mengatakan stok untuk 30 jenis obat memang sempat kosong pada Februari lalu. Saat ini masih ada 5 jenis obat yang sementara proses pengiriman dari distributor 

"Sebenarnya dari ratusan item obat, ada 30-an yang kosong bulan lalu yang diakibatkan berbagai hal. Sampai saat ini sisa 5 macam obat yang belum ada dikarenakan ada yang sementara proses pengiriman, dan ada yang kosong distributor," ungkap Mudirusniah.

Dia menuturkan persoalan kelangkaan obat menjadi keluhan hampir semua rumah sakit. Meski begitu, pihaknya tetap mengupayakan agar tidak terjadi hal serupa di kemudian hari.

"Hal tersebut sebenarnya merupakan keluhan dari berbagai rumah sakit. Alhamdulillah semua sudah teratasi dan terselesaikan, dan sekarang untuk pelayanan sudah kembali normal," klaim dokter Ahli Jiwa ini.

Sementara, Bupati Soppeng, H Suwardi Haseng, berjanji akan mengevaluasi manajemen di Rumah Sakit Latemmamala. Dirinya berjanji akan meng"amputasi" manajeman jika tidak segera menangani kekisruhan yang terjadi.

Hal tersebut diungkapkannya saat melakukan inspeksi mendadak ke RSUD Latemmamala bersama Wakil Bupati Soppeng, beberapa waktu lalu.

""Saya akan mengamputasi struktur manajemen jika ini semua tak segera diselesaikan," ujar Suwardi Haseng saat itu.

Suwardi mengaku sudah menerima banyak keluhan terkait pelayanan dan kekosongan obat di RSUD Latemmamala.

"Kondisi rumah sakit sedang tidak baik-baik saja kalau pelayanannya buruk, dan obatnya langka; saya minta ke manajemen, semua yang dikeluhkan warga agar diselesaikan dalam waktu sesegera mungkin," katanya.

Suwardi tidak memberikan batas waktu kepada manajemen RSUD Latemmamala. Hanya saja dia akan kembali untuk memastikan apakah pelayanan dan ketersediaan sejumlah obat di instalasi farmasi sudah diselesaikan.

"Saya tak mau kasih waktu, tetapi secepatnya harus diselesaikan, saya mau ada penyelesaian segera; kami akan kembali ke sini (RSUD Latemmamala, Red) sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan untuk melihat masalah ini apakah sudah diselesaikan atau belum," tegasnya.

Sebelumnya, terkait kekosongan obat ini pernah diberitakan di media ini dengan judul Obat-Obatan di RSUD La Temmamala Kosong, Sejumlah Dokter Spesialis Unjuk Protes.*

(Agus Iskandar)

Baca Juga

1 Komentar

  1. ASSALAMUALAIKUM WARAHMATULLAHI WABARAKATTTUUUUUUUU ADA KALAU SOPPENG MAU MAJU HARUS MASYARAKAT DAN PEMERINTAH DISIPLIN BERDOA DAN BEKERJA KERAS SUPAYA ADA HASIL SEHAT DAN BANYAK UANG BERKAH SUKSES EWAKO THO OGI SOPPENG KAMU PASTI BISA SUKSES INSYAALLAH LANJUTKAN MANTAPPP GITUUU ALLAHU AKBAR AAAMMMIIINNNNNNN

    BalasHapus

descriptivetext
descriptivetext
descriptivetext
© Copyright 2022 - SWARA INDEPENDEN